Minggu, 17 Mei 2020

Resume Materi Sistem Informasi Pertemuan 10 Tentang E-Commerce dan E-Government


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

            Berikut ini resume materi pertemuan 10  tentang :
·         Pengertian e-commerce
·         Jenis/model transaksi e-commerce
o   Consumer-to-Consumer (C2C)
o   Business-to-Business (B2B)
o   Business-to-Consumer (B2C)
·         Darimana perusahaan e-commerce mendapat keuntungan?
·         Pengertian e-Government
·         Jenis/model transaksi e-Government
o   Government-to-Citizens (G2C)
o   Government-to-Business (G2B)
o   Government-to-Government (G2G)
o   Government-to-Employe (G2E)
·         Tujuan e-Government
·         Kelemahan dan Kelebihan e-Government

            Apakah kalian pernah berbelanja Online? Pasti pernah dong.  Perdagangan di zaman sekarang tidak hanya berpusat pada pasar, swalayan, plaza, mall ataupun tempat-tempat perbelanjaan lainnya.  Orang mulai nyaman menggunakan e-commerce karena dengan berbelanja online, kita tidak lagi harus pergi ke pusat perbelanjaan. Sekarang tinggal mengunjungi situs e-commerce dan berbelanja, segala transaksi selesai dan barang sampai di rumah. Apa itu e-commerce? Mari kita bahas.

Pengertian e-Commerce
            E-commerce (Elektronik Commerce) atau dalam bahasa indonesia Perdagangan Secara Elektronik adalah aktivitas penyebaran, penjualan, pembelian, pemasaran produk (barang dan jasa) atau segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi seperti internet atau jaringan komputer lainnya.
“e-commerce is a part of e-business”  maksudnya e-commerce adalah kegiatan-kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen (consumers), manufaktur(manufactures), service providers dan pedagang perantara (intermediaries) dengan menggunakan jaringan-jaringan komputer (komputer networks) yaitu internet.

Jenis/model transaksi e-commerce
o   Consumer-to-Consumer (C2C)
Jenis e-commerce C2C ini dilakukan antara konsumen dengan konsumen atau pelanggan dapat berdagang dengan masing-masing lainnya. Misalnya, konsumen dari suatu produsen akan menjual kembali produk ke konsumen lainnya. C2C mewakili lingkungan pasar yang dimana tempat satu pelanggan membeli barang dari pelanggan lain menggunakan pihak ketiga atau platform untuk memfasilitasi transaksi. Situs C2C nyaman karena tidak perlu mengunjungi toko. Penjual mendaftarkan produk mereka secara online dan pembeli mendatangi mereka. Contoh C2C di Indonesia misalnya Shopee,Tokopedia dan banyak lagi.

o   Business-to-Business (B2B)
B2B adalah aktivitas transaksi bisnis secara elektronik antara pelaku bisnis dengan pelaku bisnis lainnya. B2B berkaitan dengan permintaan dan pengiriman proposal bisnis. B2B menggunakan sebuah metode pertukaran dokumen bisnis antar perusahaan dengan menggunakan aplikasi computer dengan format standar yang telah disepakati yang disebut EDI ( Electronic Data Interchange).

o   Business-to-Consumer (B2C)
Istilah bisnis-ke-konsumen (B2C) mengacu pada proses penjualan produk dan layanan secara langsung antara bisnis dan konsumen yang merupakan pengguna akhir dari produk atau layanannya. Sebagian besar perusahaan yang menjual langsung ke konsumen dapat disebut sebagai perusahaan B2C. Contohnya seperti Renan Store,Amazone dan lain-lain.
§  B2C mengacu pada proses penjualan bisnis produk dan layanan langsung ke konsumen, tanpa perantara.
§  B2C biasanya digunakan untuk merujuk ke pengecer online yang menjual produk dan layanan kepada konsumen melalui Internet.
§  Namun, perusahaan seperti Amazon, eBay, dan Priceline telah berkembang, yang akhirnya menjadi pengganggu industri.
§  B2C online menjadi ancaman bagi pengecer tradisional, yang mendapat untung dari menaikan harga.


Darimana perusahaan e-commerce mendapat keuntungan?
            Kalian pasti sering bertanya-tanya,darimana sih e-commerce seperti shopee,tokopedia mendapatkan keuntungan? Padahal mereka memberikan promo yang sangat banyak misalnya gratis ongkir,cashback,potongan harga dll. Apa tidak rugi? Nah mari kita bahas.
§  Melalui membership. Contohnya di tokopedia terdapat kenanggotaan penjual yang gratis(silver merchant) dan berbayar(gold merchant).  Keuntungan dari gold merchant adalah took si penjual tersebut dikenali aplikasi dan muncul di paling atas serta lebih di prioritaskan. Biaya untuk menjadi gold merchant adalah Rp.150.000,00 /bulan. Seandainya tokopedia memiliki 10.000 penjual yang mendaftar sebagai gold merchant/anggota berbayar,dalam 1 bulan tokopedia mendapatkan keuntungan hanya dari membership sebesar kurang lebih 1.5M (10.000 x 150.000) ini jika 10.000 penjual.
§  Melalui iklan. Iklan yang dimaksud disini adalah iklan yang ditawarkan marketplace kepada penjual. Contohnya di Shopee,bagi penjual di Shopee terdapat fitur iklanku yaitu bagi penjual yang ingin memasarkan produknya agar lebih sering muncul dikenakan biaya Rp.20.000,00/ keywoard/kata kunci untuk satu kali iklan. Harga tergantung keywoard yang diinginkan penjual. Semakin popular keywoard maka semakin besar biayanya. Seandainya 100.000 penjual yang menggunakan fitur iklanku maka perhari shopee mendapatkan keuntungan hanya dari fitur iklanku kurang lebih 2M (100.000 x 20.000)/hari.
§  Melalui dana pengendapan. Proses transaksi di e-commerce tidak semua bisa selesai dalam 1 hari,ada juga yang membutuhkan waktu 3-7 hari tergantung pada kecepatan pengiriman. Selama jangka waktu barang dikirim hingga barang diterima oleh para pembeli dan transaksi dinyatakan selesai dari e-commerce tersebut,maka banyak uang yang mengendap di e-commerce. Dana yang terendap ini diolah oleh e-commerce agar mendapatkan keuntungan.
§  Partnership dan Brand. Berbagai brand/merk besar seperti Iphone,Samsung bekerja sama dengan e-commerce. Contohnya jika kita membuka aplikas e-commerce terdapat banyak logo iphone.
§  Dan masih banyak lagi sumber keuntungan e-commerce


Pengertian e-Government
E-Government(elektronik pemerintah) E-Governtment biasa dikenal e-gov,pemerintah digital, online pemerintah atau pemerintah transformasi. E-Government adalah Suatu upaya untuk mengembangkan penyalenggaraan kepemerintahan yang berbasis elektronik. Suatu penataan system manajemen dan proses kerja di lingkungan pemerintah dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Jadi e-Goverment adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis.


Jenis-jenis e-Government


o   Government-to-Citizens (Pemerintah ke Masyarakat)
Government to Citizen (G2C) merupakan sebuah teknologi informasi yang memiliki tujuan untuk mempererat hubungan atau interaksi antara pemerintah dengan rakyat serta juga untuk memudahkan masyarakat dalam mencari berbagai informasi penting tentang pemerintahan. Pemerintah membangun dan menerapkan berbagai aplikasi teknologi informasi untuk memperbaiki hubungan interaksi dengan masyarakat.

o   Government-to-Business (Pemerintah ke Pelaku Usaha)
Government to Business (G2B) merupakan sebuah model hubungan pemerintah dengan bisnis. sebab sangat dibutuhkannya relasi yang sangat baik, antara pemerintah dengan pembisnis. Tujuan dari Government to Business (G2B) ialah demi kemudahan berbisnis masyarakat dengan para pembisnis. Contohnya pada proses perizinan pendirian usaha dan investasi, pengadaan lelang oleh pemerintah, dan kegiatan lain yang membutuhkan informasi secara online bagi pelaku usaha.
o   Government-to-Government (Pemerintah ke Pemerintah)
Government to Government (G2G) merupakan suatu Web pemerintah yang dibentuk, bertujuan untuk memenuhi beberapa macam jenis informasi yang dibutuhkan antara pemerintahan yang satu dengan pemerintahan yang lain, dengan tujuan memperlancar kerjasama antar negara dengan dimudahkannya komunikasi, seperti kepentingan diplomasi, atau berbagai informasi yang dianggap penting oleh negara yang satu dan lainnya.

o   Government-to-Employe (Pemerintah ke Aparatnya)

Government to Employees (G2E) merupakan suatu tipe hubungan yang diarahkan untuk para karyawan pemerintahan untuk meningkatkan kinerja serta untuk kesejahteraan para pegawai yang bekerja disalah satu institusi pemerintah. Keadaan internal juga menjadi tempat diterapkannya E-Gov dalam upaya kemudahan informasi atau akses berbagai tugas/hasil kerja dan lainnya.


Tujuan e-Government
            Secara umum, penerapan e-Government di berbagai negara yang dikaji mempunyai tujuan sebagai berikut:
1.      Meningkatkan kualitas layanan masyarakat, terutama dalam hal mempercepat proses dan mempermudah akses interaksi masyarakat;
2.      Meningkatkan transparansi pemerintahan dengan memperbanyak akses informasi public;
3.      Meningkatkan pertanggungjawaban pemerintah dengan menyediakan lebih banyak pelayanan dan informasi, serta menyediakan kanal akses baru kepada masyarakat;
4.      Mengurangi waktu, uang, dan sumber daya lain, baik di sisi pemerintah maupun pihak-pihak yang terlibat dengan memperpendek proses pemberian layanan.


Kelebihan e-government
1.      Dapat membentuk hubungan interaktif dengan dunia usaha untuk menghadapi perubahan dan persaingan perdagangan internasional.
2.      Dapat membentuk jaringan informasi dan transaksi pelayanan publik yang berkualitas, cepat, dan terjangkau oleh masyarakat luas.
3.      Dapat membentuk mekanisme dan saluran komunikasi dengan lembaga-lembaga negara serta menyediakan fasilitas dialog publik.
4.      Dapat membentuk sistem manajemen dan proses kerja yang transparan dan efisien memberikan layanan yang lebih baik pada masyarakat.
5.      Pemberdayaan masyarakat dilaksanakan melalui informasi yang mudah diperoleh.
6.      Adanya E-Government diharapkan pelaksaan pemerintah akan berjalan lebih efisien karena koordinasi pemerintah dapat dilakukan melalui pemanfaatan teknologi informasi.


Kekurangan e-government
1.      Kultur berbagi belum ada
2.      Pola pikir masih sederhana (gagap teknologi)
3.      Terbatasnya jumlah server dan sedikitnya software berlisensi karena mahal
4.      Sumber daya manusia yang handal di bidang TI kurang
5.      Belum terintegrasinya database dan sistem aplikasi secara menyeluruh
6.      Infrastruktur belum memadai
7.      Tempat akses terbatas

Manakah yang lebih kalian kenali? e-commerce atau e-government? Yang lebih saya kenali adalah e-commerce karena e-commerce sering muncul di iklan televisi,social media, dan saya juga sering berbelanja online menggunakan e-commerce.
Bagaimana cara agar masyarakat dapat mengetahui dan mengenal e-government? Menurut saya agar masyarakat dapat mengetahui dan mengenal e-government yaitu dengan cara mengadakan seminar tentang e-government,memasang iklan di televisi atau spanduk-spanduk di jalan,kita juga dapat menyebarkan apa itu e-gov lewat social media.

Sekian resume dari saya, maaf jika ada yang salah, jika saya salah tolong diperbaiki dan dimaklumi. Mari kita sama-sama belajar. Wassalamua’laikum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar