Minggu, 22 Maret 2020

Mencegah Penyebaran Korona(PAA-Covid19)


          Assalamualaikum semua,apa kabar? Bagaimana tentang penyebaran virus corona di daerah kalian? Semoga kalian dalam kondisi yang baik. Tetap diam di rumah karena virus korona sudah hampir menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia.
Apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengatasi atau mencegah penyebaran covid-19 ini? Tentu banyak yang dapat kita lakukan. Salah satunya yang bisa kita lakukan contohnya menjaga jarak dengan orang lain untuk sementara. Tapi cara mencegah penyebaran yang saya lakukan agak berbeda. Saya akan membahas tentang Possible Affected Area by Corona(PAA-Covid 19) yaitu system yang dapat menampilkan daerah-daerah yang memungkinkan terkena virus corona. Jadi kalian bisa tau daerah-daerah mana saja yang mungkin juga akan terkena korona agar mengingatkan keluarga untuk berhati-hati karena virus corona akan menjalar dengan cepat.
PAA-Covid19 ini  memerlukan banyak data maupun informasi. Data dan informasi yang dibutuhkan oleh sistem ini :
1.     Jumlah penduduk di setiap daerah
2.     Jumlah penduduk yang sudah positif terkena korona di setiap daerah
3.     Jumlah penduduk yang memiliki gejala korona tetapi hasil lab mengatakan negativ di setiap daerah
4.     Jumlah penduduk yang memiliki gejala korona di setiap daerah tetapi belum di test lab
5.     Jumlah penduduk yang meninggal karena korona di setiap daerah
Bagaimana cara kita mendapatkan data dan informasi diatas? Yaitu dengan cara mengsurvey langsung ke lapangan,wawancara,angket,dll.
 Dari data dan informasi tersebut kita dapat mengetahui daerah-daerah mana saja yang mungkin juga tersebar virus korona. Misalnya di daerah Sekadau ,jumlah penduduknya adalah 181 ribu orang,yang terkena korona 10 orang,jumlah penduduk yang memiliki gejala korona 35 orang. Salah satu orang yang memiliki gejala korona tidak mengetahui bahwa ia terkena korona,lalu ia pergi ke kota-kota lain. Lalu penduduk daerah lain datang ke sekadau,setelah itu kembali ke daerahnya. Virus korona menyebar dengan cepat jadi akan cepat menyebar ke daerah sekitar sekadau contohnya sintang,sanggau,ketapang. Lalu akan semakin menyebar kedaerah-daerah lainnya,bahkan ke pulau lain.
Untuk mendistribusikan informasi tersebut kita bisa menggunakan social media serta meminta tolong ke orang-orang untuk menyebarkan informasi tersebut agar terhindar dari korona serta lebih berhati-hati. Dengan adanya sistem tersebut kita dapat mencegah penyebaran korona yang semakin pesat yaitu mengingatkan selalu penduduk agar mereka tidak menyepelakan virus yang sangat berbahaya ini. Serta kita juga dapat sambil memberi edukasi tentang hal-hal lain,misalnya bahaya korona. Cara lain untuk mendistribusikan informasi tersebut yaitu dengan membuat aplikasi yang berisi informasi daerah-daerah yang mungkin terkena korona maupun daerah  yang sudah terkena korona,serta berisi update an berapa orang yang sudah terinfeksi korona dan edukasi-edukasi lainnya yang bermanfaat.
Maka dari itu sebaiknya kita tetap berdiam diri di rumah untuk mengurangi penyebaran korona. Tetap jaga kebersihan,perbanyak konsumsi buah dan makanan yang bergizi. Kita tidak perlu menjadi tenaga medis,tidak perlu menjadi relawan,kita hanya perlu tidak keluar rumah untuk meringankan mereka. Terimakasih sudah membaca Blog saya. Maaf jika ada yang salah, jika saya salah tolong diperbaiki dan dimaklumi. Mari kita sama-sama belajar. Wassalamua’laikum.

Minggu, 08 Maret 2020

Resume Materi Computer Based Information System (CBIS) Pertemuan Ke-4

Assalamualaikum semuanya,berikut ini adalah apa yang saya tangkap dari penjelasan dosen saya tentang Computer Based Information System (CBIS) pada hari Selasa,3 Maret 2020 pertemuan ke-4.
Berikut ini Sub Pokok Bahasan :
·         Definisi CBIS
·         Pencapaian Evolusi CBIS
·         Evolusi CBIS 
·         Model CBIS
·         Elemen CBIS
·         Spesialis Informasi CBIS
·         Manfaat CBIS


Definisi CBIS

            CBIS adalah sistem pengolah data yang mengubah data menjadi suatu informasi yang berkualitas dan memiliki tujuan untuk membantu manajemen


Pencapaian Evolusi CBIS

            Pengembangan CBIS mengikuti system ‘life cycle’ yang terdiri dari siklus hidup suatu system bisa berlangsung beberapa bulan ataupun tahun. Penentu lama dan yang memengaruhi pengembangan CBIS adalah pemakai CBIS. Yang bertanggung jawab untuk mengelola CBIS adalah manajer.

Evolusi CBIS

      o   Mendapatkan Data (Sistem Informasi Akuntansi)
SIA merupakan suatu rangkaian yang berkaitan satu sama lain untuk mendapatkan informasi dari sebuah perusahaan untuk melakukan proses pencatatan akuntansi. Tugas sistem informasi yaitu pengumpulan data, manipulasi data, penyimpanan data, dan menyediakan dokumen. .
  o   Mengolah Data Menjadi Informasi (Sistem Informasi Manajemen)
SIM merupakan sistem informasi yang digunakan untuk mengolah data agar menjadi lebih berkualitas dan menyajikan data dalam bentuk informasi. Tujuan dibentuknya Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah supaya organisasi memiliki informasi yang bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang meyangkut keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan yang strategis.
  o   Sistem Pendukung Keputusan (DSS)
Sistem Pendukung Keputusan merupakan suatu system interaktif yang mendukung keputusan dalam proses pengambilan keputusan melalui alternatif-alternatif yang diperoleh dari hasil pengolahan data, informasi dan rancangan model yang bertujuan untuk memberikan dukungan untuk pembuatan keputusan pada masalah yang tidak terstruktur, memberikan dukungan pembuatan keputusan kepada manajer pada semua tingkat untuk membantu integrasi antar tingkat dan meningkatkan efektifitas manajer dalam pembuatan keputusan dan bukan peningkatan efisiennya.
  o   Komunikasi (Otomatisasi Perkantoran)
Otomasi perkantoran (Office Automation) mencakup semua system elektronik formal dan informal yang terutama berkaitan dengan komunikasi informasi dari orang-orang didalam maupun diluar perusahaan. Tujuan dari OA untuk mengurangi biaya administrasi, pemecahan masalah, dan pelengkap serta bukan pengganti serta memudahkan jenis komunikasi baik lisan maupun tulisan dan menyediakan informasi yang lebih baik untuk pengambilan keputusan.
  o   Sistem Pakar (Expert System)
Sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer. Dimana komputer tersebut ditujukan agar dapat menyelesaikan masalah seperti apa yang biasa dilakukan oleh para ahli. 


Model CBIS





Elemen CBIS

1.  Perangkat Keras (Hardware) <== Perangkat komputer yang dapat dilihat dan dipegang contoh mouse,keyboard,monitor
2.  Perangkat Lunak (Software) <== Sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data
3. Prosedur <== Sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehendaki
4. Jaringan dan Komunikasi <== Sistem penghubung yang menghubungkan sumber (resources) dipakai secara bersama atau diakses aleh sejumlah pemakai
5. Basis Data (Database) <== Sekumpulan tabel, hubungan, dan lain lain yang berkaitan dengan penyimpanan data
6. Orang <== Semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem informasi


Mengelola CBIS

§  Manajer bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memelihara CBIS
§  Dalam beberapa situasi, manajer harus dapat mengerjakan semua tugas tanpa bantuan
§  Spesialis informasi memberikan bantuan teknis jika diperlukan
§  CBIS yang dikembangkan manajer harus merencanakan life cycle dan kemudian mengontrol              para spesialis
§  Mengontrol sumber CBIS untuk menjaga penampilan sistem dengan segala kemampuan setelah          implementasi
Spesialis Informasi merupakan pegawai perusahaan yang sepenuh waktu bertanggung jawab mengembangkan dan memelihara system berbasis computer(operator)

Arus komunikasi antar spesialis informasi 




Manfaat CBIS

1.     Penghematan Waktu (Time Saving)
2.     Penghemaant Biaya (Cost Saving)
3.     Peningkatan Efektivitas (Effectiveness)
4.     Pengembangan Teknologi (Technology Development)
5.     Pengembangan Personel Akuntansi (Accounting)



Selanjutnya saya akan mengulas tentang jenis sistem informasi lainnya yaitu Sistem Informasi Keuangan (Financial Information System). Apa itu Sistem Informasi Keuangan? Apa fungsinya? Dan apa tujuannya?


Sistem Informasi Keuangan (Financial Information System)

Sistem Informasi Keuangan adalah sistem informasi yang memberikan informasi kepada orang atau kelompok baik di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan mengenai permasalahan keuanganan dan menyediakan informasi mengenai arus uang bagi para pemakai yang ada diseluruh perusahaan. Sistem informasi keuangan ini merupakan bagian dari sistem informasi manajemen yang digunakan untuk memecahkan seperti masalah-masalah keuangan dalam perusahaan.
Bentuk informasi yang diberikan pada sistem informasi keuangan, disajikan didalam berbagai bentuk seperti :
1. Bentuk laporan khusus.
2. Bentuk laporan periodik.
3. Hasil dari simulasi matematika.
4. Saran dari sistem pakar dan,
5. Komunikasi elektronik.
Contoh informasi yang disediakan sistem informasi keuangan antara lain,informasi gaji,ringkasan pajak,tunjangan-tunjangan pegawai,kinerja pegawai,serta laba dan kerugian.


Sifat Sistem Informasi Keuangan

Informasi yang terkandung didalam sistem informasi keuangan harus mengandung komponen-komponen berikut ini :
1. Relevan dan materialitas.
2. Formal dan substansi.
3. Tingkat kepercayaan.
4. Bebas dari bias.
5. Dapat diperbandingkan.
6. Konsistensi.
7. Dapat dipahami.


Fungsi Sistem Informasi Keuangan

1. Untuk menentukan hasil dari pada pelaksanaan operasi perusahaan yang meliputi : Adanya pemisah keterangan jumlah barang dan uang dari catatan-catatan perusahaan. Dan membuat laporan untuk pemimpin.
2. Untuk dapat mengikuti jalannya harta dan hutang perusahaan. Di dalam fungsi ini meliputi pemeliharaan terhadap bermacam-macam buku dan rekening seperti kas, rekening-rekening milik dan lain sebagainya.
3. Untuk mempermudah perencanaan kegiatan-kegiatan perusahaan tindak lanjuut dari pada pelaksanaan dan perbaikan dari rencana-rencana.


Tujuan Sistem Informasi Keuangan

1.  Prinsip cepat yang berarti bahwa standar keuangan harus mampu menyediakan data yang diperlukan tepat pada waktunya dan dapat memenuhi kebutuhan.
2.  Prinsip aman yang berarti bahwa sistem inforamasi keuangan harus membantu menjaga harta milik perusahaan, untuk dapat menjaga keamanan harta milik perusahaan maka sistem informasi keuangan harus disusun dengn pertimbangan pengawasan – pengawasan intern.
3. Prinsip murah yang berarti bahwa biaya untuk menyelenggarakan sistem informasi keuangan ini harus dapat ditekankan sehingga relatif tidak mahal.



Sekian resume dari saya, maaf jika ada yang salah, jika saya salah tolong diperbaiki dan dimaklumi. Mari kita sama-sama belajar. Wassalamua’laikum.